Saturday, May 16, 2015

Pengertian Sistem pengelolaan sampah informal

Pengertian Sistem pengelolaan sampah informalSistem pengelolaan sampah informal adalah/ Sistem pengelolaan sampah informal yaitu/ Sistem pengelolaan sampah informal merupakan/ yang dimaksud Sistem pengelolaan sampah informal/ arti Sistem pengelolaan sampah informal/ definisi Sistem pengelolaan sampah informal.
Sistem pengelolaan sampah informal yaitu

Sistem pengelolaan sampah informal yaitu aktivitas yang dilakukan atas dorongan kebutuhan untuk “survive” dari sebagian masyarakat di tengah perputaran roda perekonomian. Mereka secara tidak sadar berperan serta dalam kebersihan kota, seperti pemulung dan industri daur ulang, baik jenis kertas, plastik, kaleng, seng, botol, kardus, dan lain-lain. Mereka memandang sampah sebagai sumber daya ekonomi.
Itulah sedikit penjelasan yang bisa saya bagikan kepada anda tentang yang dimaksud Sistem pengelolaan sampah informal, semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Sistem pengelolaan sampah formal

Pengertian Sistem pengelolaan sampah formalSistem pengelolaan sampah formal adalah/ Sistem pengelolaan sampah formal yaitu/ Sistem pengelolaan sampah formal merupakan/ yang dimaksud Sistem pengelolaan sampah formal/ arti Sistem pengelolaan sampah formal/ definisi Sistem pengelolaan sampah formal.

Sistem pengelolaan sampah formal yaitu pengumpula, pengangkutan, dan pembuangan sampah dilakukan oleh aparat pemerintah setempat, misalnya Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Sistem ini memandang sampah sebagai beban lingkungan sehingga memerlukan dana dan tenaga yang besar, sedangkan jarang sekali anggaran suatu kota mampu menangani timbunan sampah kotanya. Walaupun ada program Adipura, namun pada kenyataannya tidak pernah menyelesaikan masalah sampah. Hal ini disebabkan oleh rendahnya partisipasi masyarakat dalam hal penanganan sampah.
Itulah sedikit penjelasan dari saya tentang Pengertian Sistem pengelolaan sampah formal, semoga penjelasan tersebut dapat bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Daur ulang

Pengertian Daur ulangDaur ulang adalah/ Daur ulang yaitu/ Daur ulang merupakan/ yang dimaksud Daur ulang/ arti Daur ulang/ definisi Daur ulang.
definisi Daur ulang

Daur ulang adalah proses mengolah suatu produk untuk kembali menjadi materi dasar yang kemudian diproses menjadi produk baru. Barang bekas yang umumnya dalam bentuk sampah kering yang tidak mempunyai nilai ekonomi, seperti: plastik, kertas/ kardus/ karton, seng, besi/ logam/ alumunium/ kaleng, kayu, serbuk gergaji, potongan kain, kaca, kulit, dan lain-lain. Sampah yang dimaksud adalah hasil dari kegiatan atau aktivitas manusia.
Bahan baku daur ulang yaitu berupa sampah yang pada umumnya dianggap tidak berguna dan tidak mempunyai nilai ekonomi. Sampah tersebut biasanya digolongkan sebagai sampah anorganik yang tidak dapat diproses secara alamiah. Kemudian sampah tersebut diolah melalui suatu proses sehingga menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bahan dapat digunakan kembali sebagaimana layaknya semula, misalnya: plastik, besi, kertas, kardus/ karton dan lain-lain.
Sampah yang bersumber dari bahan organik berupa sayuran, sisa makanan, pertanian, perkebunan, peternakan, digolongkan sebagai sampah basah atau digolongkan sebagai sampah organik yang dapat diproses secara alamiah, misalnya dijadikan bahan baku untuk pembuatan kompos. Hal ini merupakan salah satu model pengolahan sampah (waste management). Tidak semua materi dapat didaur ulang, karena pada beberapa kasus daur ulang mengurangi kualitas materi.
Masalah daur ulang sebenarnya sudah lama dilakukan oleh masyarakat. Misalnya industri daur ulang plastik, besi, logam, alumunium, seng, dan lain-lain. Dengan melakukan daur ulang, secara tidak langsung kita telah menjaga kelestarian lingkungan dan membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan. Dengan daur ulang, bahan-bahan yang tidak diuraikan oleh tanah, seperti kaleng, plastik, dan botol tidak akan mencemari tanah.
Untuk kertas, dengan mendaur ulang 24 ribu ton kertas berarti kita telah menyelamatkan sekitar 17 batang pohon yang diameternya mencapai 1 meter. Bahan baku kertas ini diambil dari hutan dengan menebang pohon. Untuk 1 ton bubur kertas memerlukan 5 m kubik kayu. Dengan mendaur ulang sampah kertas berarti kita ikut mengurangi sampah kertas dan membantu menyelamatkan hutan dari penggundulan. Sampah kertas sebanyak 1 kg apabila kita daur ulang akan menghasilkan kertas ukuran folio sebanyak 75 lembar.
Demikian penjelasan yang bisa saya berikan tentang pengertian daur ulang, semoga penjelasan tersebut dapat bermanfaat.
Read more >>

Pengertian pestisida

Pengertian pestisidapestisida adalah/ pestisida yaitu/ pestisida merupakan/ yang dimaksud pestisida/ arti pestisida/ definisi pestisida.
pestisida adalah

Biosida atau disebut pestisida adalah nama umum bahan kimia yang digunakan untuk membasmi hama atau untuk mengatur populasi organisme penyebab penyakit, terutama paa tumbuhan. Berdasarkan objek sasaran yang ditargetkan, pestisida antara lain meliputi:
- Insektissida
- Akarisida
- Nematisida
- Rodentisida
- Fungisida
- Herbisida
Awal pertumbuhan 10 hari pertama:
- Pestisida nabati 5 cc
- Pupuk daurn 10 cc
- Zat perangsang tumbuh 2 cc
- Fungisida nabati 5 cc
- Air 1 liter
Setelah tumbuh:
- Pestisida nabati 10 cc
- Pupuk daun 10 cc
- Zat perangsang tubuh 2 cc
- Fungisida nabati 10 cc
- Air 1 leter
1. Pestisida organik non-EM
Alat:
- Ember plastik
- Tutup ember
- Penumbuk
- Saringan
- Botol pengemas
Bahan:
- Tembakau ranjangan ½ kg
- Air 2 liter
- Kapur barus 4 butir dihaluskan
- Air cucian beras secukupnya.
Cara pembuatan:
- Tembakau direndam dalam dua liter air selama dua hari.
- Campurkan kapur barus halus.
- Setiap dua sendok makan rendaman tembakau dan kapur harus dicampur dengan air cucian beras satu liter.
Cara penggunaan:
Semprotkan campuran tersebut pada tanaman yang terserang hama.
2. Fungisida nabati dengan teknologi EM
Alat:
- Pisau/ perajang
- Ember plastik
- Tutup ember
- Penumbuk blender
- Saringan
- Botol pengemas
Bahan:
- Kunyit 1 kg
- Jahe 1 kg
- Lengkuas 1 kg
- EM-4 100 cc
- Molase 100 cc
- Air 5 liter
Cara membuat:
- Buatlah starter dari 5 liter air kurang lebih 100 cc EM-4, 100 cc molase, diamkan miinimal 2 jam dan maksimal 2 hari.
- Kunyit, jahe dan lengkuas dirajang dan ditumbuk halus.
- Campur starter dengan ramuan yang sudah ditumbuk, aduk dan tutup rapat dalam ember plastik.
- Keesokan harinya, larutan disaring dan hasil saringannya siap digunakan atau dikemas dalam botol.
- Larutan yang dikemas dalam botol dapat disimpan dan tahan sampai skitar tiga bulan.
Catatan:
- Air yang digunakan adalah air sumur, air hujan, atau sungai yang tidak tercemar limbah bahan kimia dan jangan menggunakan air ledenga.
- Bila molase diganti dengan air kelapa, pilih kelapa hijau dengan dosis dua kali lipat molase (tetes) atau air gula. Misalnya diperlukan tetes air guala sebanyak 100 cc, maka jika diganti dengan air kelapa hijau banyaknya 200 cc.
- Air gula dibuat dari 1 kg gula aren ditambah 3 liter air, direbus sampai larut dan didinginkan.
3. Pestisida nabati dengan teknologi EM
Alat:
- Pisau/ perajang
- Ember plastik
- Tutup ember
- Penumbuk/ blender
- Saringan
- Botol pengemas
Bahan:
- EM -4 2 liter
- Molase 1 liter
- Air 4 liter
- Air susu sapi atau larutan susu 1 liter
- Cuka 97 % 0,5 liter
- Alkohol 97 % 0,5 liter
- Air leri (cucian beras pertama) 1 liter (1 kg beras kurang lebih 1,25 liter air diambil airnya)
- Rempah-rempah (kunyit, jahe, kencur, temulawak, temu ireng, lengkuas, dan lain-lain) masing-masing 0,125 kg.
Cara pembuatan:
- Buat starter dari 2 liter EM-4 dicampur 1 liter molase diaduk dalam ember plastik, ditutup rapat selama minimum 2 jam, dan maksimum 2 hari.
- Semua bahan rempah-rempah dan daun-daunan dirajang halus, ditumbuk, lalu diletakkan dalam ember plastik. Tambahkan ke dalam ember tersebut 4 liter air mendidih, diaduk lalu di diamkan hingga dingin. Setelah dingin saringlah campuran air rempah-rempah dan daun-daun tadi (menjadi sari rempah-rempah).
- Campurlah semua bahan: air susu, cuka, alkohol, air leri, dan air sari rempah-rempah aduk dan tutup rapat. Diamkan selama tiga hari.
- Lakukan pengadukan terhadap larutan tadi setiap hari selama 0,5 menit padda hari ke-4 sampai dengan hari ke -18.
- Diamkan larutan tadi selama hari ke-19 sampai dengan hari ke-21 (jangan disentuh).
- Hari ke-22 saringlah larutan tersebut setelah disaring, larutan siap digunakan atau dikemas dalam botol.
- Larutan yang dikemas dalam botol dapat disimpan dan tahan sampai sekitar 7  bulan.
Catatan:
- Resep ini sebaiknya digunakan pada sore hari (pukul 16:00 atau 17:00).
- Jika masih ada sisa dapat digunakan lagi sampai jangka waktu satu minggu dengan disimpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
- Pengendali hama ini lebih efektif jika digunakan untuk tiga kali pemakaian.
Deikian penjelasan yang saya bagikan tentang apa yang dimaksud pestisida, semoga penjelasan yang saya bagikan bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Limbah gas

Pengertian Limbah gasLimbah gas adalah/ Limbah gas yaitu/ Limbah gas merupakan/ yang dimaksud Limbah gas/ arti Limbah gas/ definisi Limbah gas.
Limbah gas adalah

Limbah gas adalah semua materi berbentuk gas/ materi partikulat yang terbawa gas yang apabila berada di udara dapat bersifat sebagai polutan. Contohnya adalah karbon monoksida, sulfur oksida, nitrogen oksida, dan hidrokarbon. Lalu bagaimana ara menangani limbah berwujud gas tersebut? Apakah sama dengan cara yang dilakukan untuk mengolah limbah cair dan padat? Dibawah ini akan kami jelaskan cara-cara mengatasi pencemaran udara yang ditimbulkan oleh materi partikulat dan limbah gas yang terbawa bersamanya
- Dengan pengontrolan emisi gas buang
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi keluarnya gas buangan atau limbah gas ke udara adalah dengan cara mengontrol emisi gas buangan. Metode pengontrolan gas buang berbeda-beda, tergantung pada jenis gas buang tersebut. Gas sulfur oksida bisa dikurangi dari udara hasil pembakaran bahan bakar menggunakan cara desulfurisasi dengan wet scrubber (filter basah). Gas nitrogen oksida bisa dikurangi dari hasil pembakaran kendaraan bermotor menggunakan cara suhu pembakaran diturunkan. Produksi gas hidrokarbon dan karbon monoksida dari hasil pembakaran kendaraan bermotor bisa dikurangi menggunakan cara pemasangan alat cataliytic conveerter (pengubah katalitik) yang mampu membuat pembakaran lebih sempurna.
Itulah yang bisa saya bagikan pada pembahasan kali ini tentang apa yang dimaksud limbah gas, semoga bisa menambah pengetahuan kita.
Read more >>

Pengertian Metode desinfeksi

Pengertian Metode desinfeksiMetode desinfeksi adalah/ Metode desinfeksi yaitu/ Metode desinfeksi merupakan/ yang dimaksud Metode desinfeksi/ arti Metode desinfeksi/ definisi Metode desinfeksi.
Metode desinfeksi yaitu

Metode desinfeksi adalah metode yang menggunakan desinfektan yang dapat membunuh kuman-kuman atau mengurangi mikroorganisme patogen (penyebab penyakit) yang ada dalam limbah cair/ air limbah. Desifektan dapat berupa zat senyawa/ zat tertentu, atau dengan peralakuan fisik. Proses disinfeksi pada limbah cair biasanya dilakukan setelah proses pengolahan limbah selesai, yaitu setelah pengolahan primer, sekunder, atau tersier, sebelum limbah dibuang ke lingkungan.
Agar penggunaan desinfektan tepat guna, tidak mencemari lingkungan, dan tidak membuat mikrooganisme menjadi resistan (kebal) terhadap suatu zat desinfektan, maka beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memberikan desinfektan, antara lain:
- Daya racun zat.
- Waktu kontak yang diperlukan.
- Efektivitas zat.
- Kadar dosis yang digunakan.
- Tidak boleh bersifat toksik (racun) terhadap manusia dan hewan.
- Tahan terhadap air.
- Biayanya murah.
- Contoh mekanisme desinfeksi pada limbah cair adalah penambahan klorin (klorinasi), penyinaran dengan sinar ultraviolet (UV), atau dengan ozon (O3).
Demikian penjelasan yang dapat saya bagikan kepada anda tentang Pengertian Metode desinfeksi, semoga penjelasan tersebut dapat bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Metode tertiary treatment

Pengertian Metode tertiary treatmentMetode tertiary treatment adalah/ Metode tertiary treatment yaitu/ Metode tertiary treatment merupakan/ yang dimaksud Metode tertiary treatment/ arti Metode tertiary treatment/ definisi Metode tertiary treatment.
Metode tertiary treatment adalah

Metode tertiary treatment atau pengolahan limbah cair tersier adalah metode pengolahan limbah cair yang dilakukan setelah limbah cair diolah menggunakan pengolahan primer dan sekunder masih terdapat zat tertentu dalam limbah cair yang dapat berbahaya bagi lingkungan atau masyarakat. Pengolahan tersier bersifat khusus, artinya pengolahan ini disesuaikan dengan kandungan zat yang tersisa dalam air limbah. Pengolahan tersier termasuk pengolahan kimia-fisika.
Dalam pengolahan tersier terdapat beberapa metode, antara lain:
- Metode saringan pasir (sand filter).
- Metode saringan multimedia.
- Precoal filter.
- Microstaining.
- Vacum filter.
- Penyerapan (absorption) dengan karbon aktif.
- Penguraian besi dan mangan.
- Osmosis bolak-balik.
Walaupun metode pengolahan tersier dapat mengolah limbah cair dengan baik, akan tetapi metode ini jarang diaplikasikan pada fasilitas pengolahan limbah mengingat biaya yang diperlukan untuk melalkukan proses pengolahan tersier cenderung tinggi sehingga tidak ekonomis.
Itulah penjelasan yang dapat saya bagikan kepada anda tentang Pengertian Metode tertiary treatment, semoga dapat bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Metode treatment ponds

Pengertian Metode treatment pondsMetode treatment ponds adalah/ Metode treatment ponds yaitu/ Metode treatment ponds merupakan/ yang dimaksud Metode treatment ponds/ arti Metode treatment ponds/ definisi Metode treatment ponds.
Metode treatment ponds adalah

Metode treatment ponds/ lagoons adalah metode pengolahan limbah cair, pada metode ini limbah cair ditempatkan dalam kolam-kolam terbuka. Alga yang tumbuh di permukaan kolam akan berfotosintesis menghasilkan oksigen. Oksigen tersebut kemudian digunakan oleh bakteri aerob untuk proses mendegradasi bahan organik dalam limbah. Pada metode ini, terkadang kolam juga diaerasi. Selama proses degradasi di kolam, limbah juga akan mengalami proses pengendapan. Setelah limbah terdegradasi dan terbentuk endapan di dasar kolam, air limbah dapat disalurkan untuk dibuang ke lingkungan atau diolah lebih lanjut. Metode ini merupakan metode yang murah, akan tetapi prosesnya berlangsung relatif lambat.
Demikian penjelasan yang dapat saya bagikan semoga penjelasan tentang Pengertian Metode treatment ponds di atas dapat membantu anda.
Read more >>

Pengertian Metode activated sludge

Pengertian Metode activated sludgeMetode activated sludge adalah/ Metode activated sludge yaitu/ Metode activated sludge merupakan/ yang dimaksud Metode activated sludge/ arti Metode activated sludge/ definisi Metode activated sludge.
Metode activated sludge adalah

Metode activated sludge (metode lumpur aktif) adalah metode pengolahan limbah cair dengan cara limbah cair disalurkan ke sebuah tangki dan di dalamnya limbah dicampur dengan lumpur yang kaya akan bakteri aerob. Proses degradasi berlangsung di dalam tangki tersebut selama beberapa jam. Untuk mempercepat kerja bakteri dalam mendegradasi limbah, maka dilakukan aerasi, yaitu dibantu pemberian gelembung udara (oksigen). Aerasi dapat mempercepat kerja bakteri. Selanjutnya, limbah disalurkan ke tangki pengendapan untuk mengalim proses pengendapan, sementara lumpur yang mengandung bakteri disalurkan kembali ke tangki aerasi. Limbah yang telah tidak mengandung polutan berbahaya dapat langsung dibuang ke lingkungan, kaan tetapi apabila limbah masih mengandung polutan tertentu, maka limbah cair tersebut akan mengalami proses pengolahan lebih lanjut.
Demikian penjelasan yang bisa saya bagikan kepada anda tentang apa yang dimaksud Metode activated sludge, semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Metode trickling filter

Pengertian Metode trickling filterMetode trickling filter adalah/ Metode trickling filter yaitu/ Metode trickling filter merupakan/ yang dimaksud Metode trickling filter/ arti Metode trickling filter/ definisi Metode trickling filter.
Metode trickling filter adalah

Metode trickling filter adalah metode pengolahan limbah cair dengan cara limbah disemprotkan pada sebuah media yang kasar yang pada permukaan media tersebut melekat dan tumbuh bakteri aerob yang bertugas mengdegradasi bahan organik yang terdapat pada limbah cair. Limbah cair kemudian diberikan merembes melewati media tersebut. Setelah merembes sampai ke dasar lapisan media, limbah akan menetes ke suatu wadah penampung dan kemudian disalurkan ke tangki pengendapan. Dalam tangki pengendapan, limbah kembali mengalami proses pengendapan untuk memisahkan partikel padat tersuspensi dan mikroorganisme dari air limbah. Endapan yang terbentuk akan mengalami proses pengolahan lebih lanjut, sedangkan air limbah akan dibuang ke lingkungan atau disalurkan ke proses pengolahan selanjutnya jika masih diperlukan.
Demikian penjelasan dari saya tentang pengertian Metode trickling filter, mudah-mudahan bisa bermanfaat buat anda.
Read more >>